Skip to main content

Posts

Featured

Sisir

 Apakah kamu pernah menyalahkan sisir untuk rontoknya beberapa helai rambutmu dan menolak berterima kasih meski karenanya rambutmu jadi rapi? Ambil sisirmu sekarang! Pandangi! Sepertinya masih ada ketombemu menempel di sana. Bersihkan dan simpanlah di tempat yang membuatmu mudah menemukannya.  Kamu butuh dia. Kalau dia hilang, kamu kerepotan. Kamu mencarinya, membuat lemari atau mejamu berantakan. Sedang jemarimu yang cuma sepuluh itu tidak bisa diandalkan untuk melerai kekusutan. Mau pake jari kaki biar dua puluh? Badanmu yang kusut!  Lalu apakah dengan hilangnya sisir, kamu memilih botak? Kalau ini bukan tentang sisir, menurutmu apa?

Latest Posts

PENJARA TANPA JERUJI

I Wasn't I Am: A Written Secret

Puisi : Ada Pelangi di Wajahmu

Puisi : Senja

Puisi : Masih Hijau di Peta

Gabut dan Kabut

Akromatopsia Dalam Cerita